Tampilkan postingan dengan label kaca film original. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaca film original. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 September 2017



Seiring perkembangan zaman, bangunan yang tadinya mengandalkan aksesoris seperti tirai untuk mengahalau sinar matahari yang menyilaukan hingga menghalau panas, beralih kepada Kaca Film. Disini akan diulas fungsi Kaca Film pada Gedung.

Berawal dari maraknya Kaca Film dekorasi yang dibuat sebagai sekat antara ruangan ataupun juga sebagai hiasan pintu kaca. Kaca Film dekorasi ini umumnya hanyalah sebagai pengahalang pandangan dari luar kabin atau ruangan, jadi sama sekali tidak memperhatikan masalah seperti penolakan panas atau kesehatan kulit.

Seiring dengan terjadinya pemanasan global, fungsi Kaca Film yang dulu pada awalnya hanyalah sebagai aksesoris pendukung mobil, kini dialihkan juga sebagai pelindung gedung dan rumah. Produk-Produk kaca film tersebut umumnya memiliki kemampuan penolak panas atau inframerah yang baik, ruangan atau kabin akan terasa lebih sejuk dan berefek pada penghematan energi karena dapat mengurangi beban kinerja pendingin  ruangan atau kabin akan terasa lebih sejuk dan berefek pada penghematan energi karena dapat mengurangi beban kinerja pendingin ruangan. Karena sebenarnya pada umumnya fungsi kaca film gedung kurang lebih sama saja dengan kaca film mobil.

Masing- Masing kaca film memiliki tipe dan kualitas yang berbeda-beda, ada yang mampu menolak radiasi ultraviolet hingga sebesar 99% bahkan ada juga yang mengklaim mampu menola inframerah hingga 99%.

Fungsi kaca film pada gedung lainnya adalah untuk menghilangkan atau meminimalisir penggunaan tirai konvensional seperti gordyn yang membutuhkan perawatan rutin. Dengan kecenderungan hidup modern yang seba praktis saat ini, dengan memasang kaca film gedung, tidak akan membutuhkan banyak perawatan seperti harus bongkar pasang gordyn untuk perawatan seperti mencuci dan sebagainya. Selain itu dengan memasang kaca film, gedung atau rumah akan terlihat lebih tinggi nilai estetikanya.

FUNGSI KACA FILM PADA GEDUNG :


  • Memberikan perlindungan dari bahaya radiasi sinar ultraviolet dan inframerah yang bersumber dari Matahari.
  • Menambah keamanan akan bahaya seperti bencana alam. Kaca Film mampu menahan pecahan-pecahan kaca akibat benturan.
  • Perawatan yang mudah hingga meminimalisir biaya perawatan. tida seperti kain gordyn yang memerlukan perawatan secara berkala.

Demikian ulasan singkat yang dapat kami berikan mengenai fungsi kaca film pada gedung, semoga bermanfaat dan dapat menjadi acuan anda dalam memilih kaca Film.



Kamis, 14 September 2017

Resiko kaca film Gelap Perhatikan spesifikasi kaca film sebelum terpasang


Kaca film gelap memang hal yang wajar digunakan. Namun penggunaannya memiliki risiko jika dipilih dan diaplikasikan secara asal-asal.



Saat ini, dengan maraknya penggunaan kaca film mobil, hingga bahkan lebih banyak mobil yang menggunakan dibanding yang tidak. Alasan paling umum adalah pertimbangan kenyamanan, keamanan, privasi atau gaya.

Banyaknya merek kaca film yang beredar, membuat rentang produk dan harganya begitu luas. Selain berasal dari beragam merek, kaca film juga hadir dengan variasi warna pilihan, teknologi dan tentunya harga.

Dari sekian banyak kaca film, kaca film gelap adalah salah satu yang paling populer. Kaca film gelap menjadi favorit 3-4 tahun belakangan. Karena selain untuk menjaga privasi, kaca film gelap juga cocok dengan tren warna mobil saat ini.

Namun, tidak sedikit dari pemilik mobil yang menggunakan kaca film gelap secara asal-asalan. Maksudnya, sekedar gelap tetapi tidak memperhatikan aspek keselamatan berkendaranya, sehingga penggunaannya justru mengundang bahaya bagi pengemudi dan pengguna jalan lain.

Karena faktor ekonomis, tidak sedikit dari pemilik mobil yang memilih asal kaca film gelap. Menurutnya semakin gelap semakin baik, contohnya mencapai 80 persen.

Yang penting gelap dari luar, tidak peduli walau dari dalam juga terlihat gelap. Inilah masalahnya.

Jika terlihat gelap dari dalam, maka sama artinya dengan mengurangi pandangan. Saat malam, pandangan akan sangat buruk, begitu pun saat hujan lebat. Risiko ini bertambah besar jika diaplikasikan pada kaca depan (windshield).

Tidak hanya itu, penggunaan kaca film gelap tidak berkualitas juga menyebabkan risiko lain seperti sulit mengatur jarak, stop lamp kendaraan di depan yang terlihat samar dan tidak sempurnanya membaca obyek. Bahkan sinar lampu mobil sendiri pun kelihatan redup.

Menggunakan kaca film hingga 80% untuk kaca samping belakang tidak menjadi masalah. Namun, untuk kaca depan, sebaiknya 40%. Lebih dari itu sudah tak aman lagi karena mengurangi pandangan.

Di luar negeri ada peraturan baku yang mengatur penggunaan fungsi kaca film untuk tujuan keamanan. Di Inggris misalkan, untuk kaca depan VLT maksimal 75% sedangkan kaca depan samping maksimal VLT 70%. Lebih dari itu, ada pelanggaran, mobil Anda akan diberhentikan dan dipaksa membuka kaca film itu.

Visible Light Transmittance (VLT)

Secara ilmiah, kaca film tidak dapat diukur kegelapannya. Yang bisa dilakukan adalah mengukur cahaya yang lewat melalui kaca film alias Visible Light Transmittance (VLT).

Misalkan kaca film 80%. Dari 20% persentase cahaya yang tersisa itu terbagi lagi, ada yang ditolak, diserap dan tembus. Nah, cahaya yang tembus itu merupakan VLT. Semakin kecil persentase VLT, misalnya 10% – 5%, semakin gelap.